Syahdan...
seorang anak lahir dari rahim seorang ibu
suara apapun tak ia dengarkan
bahkan jeritan ibunya sekalipun
waktu berlalu...
ia tumbuh menjadi balita
ia hanya bisa berkata ba bi bu
ia lemah
waktu berlalu...
menginjak masa kanak-kanak
ia mendengar teman-temanya berkata
"wah, mainanmu bagus"
"wah, kamu pandai sekali"
waktu berlalu...
sajak-sajak cinta merasuki hatinya
ia pun membelokkan matanya
ia juga mulai beridealisme
pencarian jati diri pun dimulai
waktu pun berlalu...
Idealisme pun mulai ia tinggalkan
yang ia inginkan hanyalah sayup-sayup"
wah, keluargamu sejahtera"
"wah, rumahmu bagus"
"wah, anakmu pandai"
waktu kian berlalu...
kini ia harus hidup dalam kesunyian
tongkat pun harus diganti
ia pun merenung dan berdiam diri
mengingat masa lalu yang terbakar arang
hingga akhinya...
sesosok mengetuk pintu rumahnya
tamu itu mendekatinya
ia terdiam ketika ia ditanya"apakah kamu sudah siap?"
by: E04
seorang anak lahir dari rahim seorang ibu
suara apapun tak ia dengarkan
bahkan jeritan ibunya sekalipun
waktu berlalu...
ia tumbuh menjadi balita
ia hanya bisa berkata ba bi bu
ia lemah
waktu berlalu...
menginjak masa kanak-kanak
ia mendengar teman-temanya berkata
"wah, mainanmu bagus"
"wah, kamu pandai sekali"
waktu berlalu...
sajak-sajak cinta merasuki hatinya
ia pun membelokkan matanya
ia juga mulai beridealisme
pencarian jati diri pun dimulai
waktu pun berlalu...
Idealisme pun mulai ia tinggalkan
yang ia inginkan hanyalah sayup-sayup"
wah, keluargamu sejahtera"
"wah, rumahmu bagus"
"wah, anakmu pandai"
waktu kian berlalu...
kini ia harus hidup dalam kesunyian
tongkat pun harus diganti
ia pun merenung dan berdiam diri
mengingat masa lalu yang terbakar arang
hingga akhinya...
sesosok mengetuk pintu rumahnya
tamu itu mendekatinya
ia terdiam ketika ia ditanya"apakah kamu sudah siap?"
by: E04
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan komentar di sini: